Contact
home

Proses Pembuatan Batik

» Batik Alhadi - Pusat Grosir dan Retail Batik Tanah Abang –Toko Online Batik Pekalongan MurahGeneral Pages

Dalam proses pembuatan batik, Batik Alhadi membedakan dan mengenal hanya pada tiga macam proses pembuatan batik yang semua proses pembuatannya dilakukan tanpa mesin atau bisa dikatakan sebagai sebuah kerajinan tangan.Adapun ketiga macam batik tersebut, antara lain adalah batik tulis, batik cetak (cap) serta batik printing (sablon). Sebelum Kami mengenalkan satu persatu dari ketiga macam batik tersebut, ada baiknya Kami akan memulai dengan pengenalan dasar dari batik itu sendiri yaitu definisi batik atau sedikit sejarah tentang batik Indonesia.

Pengenalan Batik

Kata batik sendiri yang menurut bahasa Malay berasal dari kata ‘titik’, yang berarti titik kecil, tetesan. Menurut bahasa Jawa kata batik diambil dari kata ‘ambatik’, yaitu kata ‘amba’ yang berarti menulis dan akhiran ‘tik’ yang berarti titik kecil, tetesan, atau membuat titik. Jadi batik mempunyai arti menulis atau melukis titik.Tetapi secara esensial batik diartikan sebagai sebuah proses atau tehnik menahan warna dengan menggunakan lilin malam. Artinya, batik adalah sebuah proses menahan warna memakai lilin malam secara berulang-ulang diatas kain. Lilin malam yang digunakan sebagai penahan dan mencegah agar warna tidak meyerap diatas kain didaerah yang ditutup dengan lilin malam tersebut. Lilin tersebut juga dapat berfungsi sebagai pembentuk motif dan corak pada batik tersebut.

Batik sendiri memiliki ketidak jelasan dari mana asal mulanya dan dimana pertama kali diketemukan, tapi tehnik pembuatan batik dengan menahan warna telah berusia ribuan tahun dan juga dapat diketemukan bukti-bukti bahwa tehnik tersebut telah digunakan di Afrika, Eropa, Timur-Tengah dan beberapa negara Asia seperti China, India dan Jepang. Indonesia sendiri menurut beberapa pakar peneliti, batik dibawa dan dikenalkan oleh para pelancong yang datang. Tetapi di Indonesia lah batik memiliki perkembangan dan mencapai suatu nilai seni yang sangat tinggi dan juga sangat populer khususnya di pulau Jawa. Batik menjadi sebuah tradisi yang melekat dan menjadi sebuah kultur seni msyarakat yaitu sebagai pakaian tradisional masyarakat Jawa saat itu. Kemudian kebudayaan ini berkembang dan meluas ke seluruh kepulauan di Indonesia dan ke semenanjung Malay. Sehingga batik menjadi sangat populer dan disukai dan menjadi suatu pakaian resmi nasional Indonesia dan batik pun saat ini, menjadi suatu pusat industri yang sangat penting yang ikut meramaikan industri pakaian di Indonesia dan juga di Asia.

Perkembangan batik di Indonesia sangat dominan di jaman kerajaan Jawa, oleh karena itu pusat batik umumnya di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Cirebon dan lain-lain. Dan tiap daerah ini memiliki kelebihan dalam desain, warna dan motif tersendiri. Pengaruh budaya luar juga sangat kental pada desain Batik, seperti masuknya pedagang dari Arab dan Cina dan juga pengaruh dari Eropa khususnya oleh Belanda. Ini semua dapat dilihat di daerah pesisir pulau Jawa seperti Pekalongan dan Cirebon, desain dengan kombinasi warna yang terang dan motif seperti burung, bunga-bunga dan pohon-pohon. Sehingga untuk batik dari daerah pesisir dikenal dengan batik modern, sedangkan batik dari Jawa tengah masih kental dengan batik tradisionalnya.

Pembuatan Batik

Seperti disebutkan diatas, Batik Alhadi hanya mengenalkan pada 3 (tiga) jenis proses pembuatan batik yang sangat umum dilakukan khususnya di kota Pekalongan. Adapun ketiga jenis proses batik itu adalah :

Dikirim oleh: admin

Bantuan

Daftar Belanja